OM Adella : Dari Orkes Dadakan Menjadi Orkes Mendunia (UAS Bahasa Jurnalistik)


Foto dokumen facebook OM Adella

 Semua orang menyukai musik dangdut. Bahkan musik dangdut mendunia dan dinikmati banyak orang dari dalam sampai luar negeri. Dari mula sunatan hingga acara pernikahan, musik dangdut selalu bergema dengan sound sistem yang mumpuni.

Musik dangdut atau disebut juga musik koplo sudah dinikmati sejak jaman dahulu. Maestro musik dangdut yang sampai sekarang masih eksis yaitu seperti Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto dan masih banyak legenda musik dangdut.

Seiring berkembangnya waktu, musik dangdut semakin berkembang. Dari garapan musiknya, hingga talent yang dibawanya. Musik yang bagus tentu tidak luput dari grup musik yang mengiringinya. Banyak sekali group musik yang selalu berseliweran di kaset CD pada jaman dahulu seperti New Pallapa, Monata, dan lan sebagainya diikuti dengan artis kondang bintang group musik tersebut.

Group musik yang sedang naik daun adalah group musik OM Adella. Didirikan oleh pasangan suami istri yaitu Henny dan Totok dari Tuban Jawa Timur, melahirkan group musik dengan segudang prestasi. Dilansir dari lagitrending.com group musik ini tidak sengaja di ciptakan. Awalnya hanyalah keisengan dari sepasang suami istri dan kemudian menjadi orkes dadakan. Awal mulanya yaitu hanya orkes pengiring acara sunatan. OM Adella sendiri tidak diambil dari nama pemilik, seperti nama orkes melayu lainnya yang memakai nama sendiri atau nama anak. Inspirasi dari pendiri OM Adella yaitu bahwa kata "Adella" memiliki arti Abadi. Dan memang OM Adella yang didirikan kini abadi dari tahun 2007 sejak didirikan hingga sekarang.

Untuk mencapai puncaknya, orkes OM Adella sempat vakum dan hanya menyisakan beberapa personil saja. Walaupun sudah banyak merilis album, namun masih banyak kendala yang dilalui. Selain kendala kevakuman yang dilalui, juga banyaknya persaingan orkes melayu dari berbagai daerah. Mau tidak mau orkes yang akan bertahan harus membuat karyanya semenarik dan sekreatif mungkin. 

Group musik OM Adella melahirkan banyak bintang. Karya garapan lagu yang cocok bagi penikmat musik dangdut menjadi candu bagi penggemarnya. Sering trending di YouTube membuat group ini semakin dikenal oleh masyarakat. Aransemen yang digarap berbeda dengan yang lainnya. OM Adella mempunyai ciri khas dari musik yang cocok didengarkan dengan bass yang besar dan juga saat memakai headset. Selain itu talent yang digandenganya tidak talent ecek-ecek. Banyak talent yang digandeng oleh OM Adella dan memang suaranya tidak diragukan lagi. Artis atau talent yang sudah berkecimpun di duni perkoploan yaitu seperti Yeni Inka, Difarina Indra, Arlida Putri, dan masih banyak talent lainnya. 

Sebelum diresmikan OM Adella masuk dapur rekaman pada tahun 2013, selisih 7 tahun sejak didirikan oleh Henny dan Totok. Keisengannya tersebut masuk ke dapur rekaman Aini Record, kemudian pindah label ke CHGB Record. Pergantian personil tentunya menjadi tantangan tersendir bagi pemilik OM Adella. Memutar otak untuk mengembalikan kevakuman yang saya sebutkan tadi dengan menggarap album dan tentunya album tersebut meledak di pasaran. Sebelum menggandeng Yeni Inka, awalnya group musik ini menggandeng artis dangdut bersuara emas yaitu Tasya Rosmala diduetkan dengan Gerry Mahesa yang kemudian karya mereka berdua meledak karena kekompakan dari pasangan duet tersebut. 

Kini OM Adella semakin dikenal dan karyanya bertebaran di platform media sosial dari mulai YouTube, Instagram, Facebook, bahkan Twitter. Karyanya sering trending di YouTube dengan akun media sosial YouTubenya yaitu "Henny Adella" yang memiliki subscriber 2,27 juta dengan rata-rata penonton 1 juta lebih. Postingan video YouTube yang paling banyak ditonton yaitu lagu Runtah yang dibawakaan oleh Difarina Indra dengan penonton 40 juta kali. Dan masih banyak lagi lagu yang mencapai penonton 20 juta lebih tayangan.

OM Adella membuktikan mampu bersaing dengan orkes melayu lainnya dari Jawa Timur yang sudah terkenal. Dan kini mampu mengepakkan sayapnya untuk melahirkan talent baru penyanyi bersuara merdu. Selain itu juga garapan khas OM Adella dengan kendang ala campursarian cocok didengarkan untuk acara hajatan. Yang awalnya hanya orkes iseng acara sunatan, kini menjadi orkes melayu yang mendunia.


Komentar