Suasana Lalu Lintas di Jalan Garuda Mas Pabelan (Depan Kampus 2 UMS) sore ini, Jumat 22 April 2022 ramai padat
Universitas Muhammadiyah Surakarta - Lebaran kurang 10 hari lagi kawasan jalan Garuda Mas tepatnya depan kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta padat jelang buka puasa. Banyak mahasiswa maupun warga lokal yang mencari panganan untuk berbuka puasa atau sering disebut "takjil".
Panganan yang dicari sering disebut juga "Takjil" yang berarti kudapan manis yang dimakan sebelum maupun sesudah buka puasa.
Sudah tidak kaget lagi pada saat Ramadhan kawasan kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta tepatnya di jalan Garuda Mas ramai pedagang makanan memadati jalan tersebut. Dimulai dari perempatan Menco hingga daerah gerbang menuju kampus swasta tersebut. Kawasan ini memang selalu ramai didatangi mahasiswa maupun masyarakat yang sekedar ngabuburit (menunggu waktu berbuka puasa) maupun membeli camilan untuk berbuka puasa. Makanan yang dijual mulai dari kolak, bubur kacang hijau, hingga cilor (aci telor) dan berbagai jenis makanan manis maupun asin. Menurut pedagang penjualan takjil di bulan puasa sangat meningkat drastis di hari biasanya karena pada dasarnya banyak mahasiswa yang memang suka ngemil.
"Saya jual biji kolak, sagu mutiara sama gorengan begitu mba. Saya jual 5000an. Laris karena bulan puasa". Tutur Suwarni penjual takjil, Jumat (22/04/2022)
Kawasan ini menjadi lokasi yang ramai terlihat dari banyaknya kendaraan yang melintas. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas. Hal itu disebabkan karena banyak penjual yang mendirikan tenda dagangan ataupun ngetem (parkir) di sepanjang jalan. Hal tersebut ditambah dengan banyaknya pembeli yang memarkir kendaraan di bahu jalan sehingga kemacetan tidak bisa dihindari.
Titik kemacetan dimulai dari daerah perempatan Menco kemudian tepat di depan kampus 2 UMS. Kemacetan dimulai sejak puku 16.00 hingga waktu magrib.
Untuk mengurai kemacetan sementara belum terlihat dari pihak dinas perhubungan untuk mengurai kemacetan. Namun untuk mengatur kendaraan terdapat juru parkir yang sukarela mengurai kemacetan. Khususnya titik terparah yaitu perempatan gapura Menco.
"Macet parah kalau sore hari menjelang buka puasa, pada cari takjil semua". Ucap Aulia (salah satu orang yang terjebak kemacetan)


Komentar
Posting Komentar