Menelisik Lebih Dekat Hidden Gem Pelosok Kabupaten Blora "Bendungan Randugunting"

 


Salah satu proyek besar di era Presiden Jokowi yaitu pembuatan bendungan. Bendungan Randugunting yaitu masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo secara langsung pada 5 Januari 2022. Proyek Bendungan Randugunting konon menelan anggaran yang fantastis sekitar Rp 880 miliar. 

Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Randugunting

Bendungan Randugunting ini terletak di desa Kalinanas Kabupaten Blora Jawa Tengah. Tidak disangka bendungan ini terletak di pelosok Kecamatan Japah yang jarang diketahui oleh masyarakat luas. 

Untuk ke Bendungan Randugunting harus melewati hutan jati yang lebat dengan akses jalan yang sudah layak untuk dilalui oleh kendaraan. Pada awal pembangunan bendungan ini akses jalan menuju Bendungan Randugunting sangatlah tidak layak dilewati oleh kendaraan dan harus super hati- hati. Namun semenjak adanya proyek ini dan sudah diresmikan jalan menuju Bendungan Randugunting menjadi mulus dengan jalan cor.

Warga Kabupaten Blora tidak menyangka akan dibangunnya Bendungan Randugunting yang merupakan proyek besar. Bendungan ini nanti airnya akan diairkan ke Kabupaten Pati, Rembang dan Blora. 

Bendungan Randugunting ini merupakan hidden gem di Kabupaten Blora dan kemungkinan akan menjadi ikon wisata masa mendatang. Hal ini mengingat bahwa saat ini Bendungan Randugunting ramai dikunjungi warga sekitar maupun warga lain daerah.

Pesona keindahan Bendungan Randugunting saat ini juga diresmikan sebagai objek wisata dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Mulai dari akses menuju bendungan yang begitu sejuk karena dikelilingi oleh pepohonan jati. Begitupun saat melintasi jembatan Randugunting yang menyuguhkan pemandangan air waduk dengan kombinasi matahari tenggelam yang menambahkan keaestethican disaat sore hari.


Gambar diatas adalah potrait jembatan menuju Bendungan Randugunting 

Bendungan Randugunting pada bulan Ramadhan seperti ini banyak anak muda yang ngabuburit di pinggir jembatan. Warga lokal banyak yang menghabiskan waktu sore hari untuk sekedar nongkrong menikmati keindahan Bendungan Randugunting yang berkapasitas air 14 juta meter kubik ini.

"Nek sonten nggih wonten cah- cah nom ngoten pada motoran" (Kalau sore ya ada anak- anak pada motoran) Ucap warga lokal.

Untuk akses masuk ke Bendungan Randugunting terdapat gapura besar dengan tulisan "Bendungan Randugunting". Untuk masuk ke wilayah Bendungan belum diijinkan dikunjungi masyarakat. Namun karang taruna desa Kalinanas mematok harga masuk sebesar Rp 3000,00 untuk sekedar berfoto di landasan helikopter. Di sekitar bendungan juga terdapat pedagang yang menjual makanan maupun minuman. Dengan hal itu adanya Bendungan Randugunting banyak membantu perekonomian warga sekitar. 

Namun sayang belum adanya tempat sampah di sekitar landasan helikopter dan di pinggiran jembatan sehingga masih banyak sampah berserakan yang mengurangi kesan keindahan.

Belum diketahui secara pasti kapan Bendungan Randugunting resmi untuk dibuka untuk umum. Namun antusias warga akan adanya objek wisata baru apalagi berada di pelosok desa tentu akan membuat warga sekitar senang. 

Jadi Bendungan Randugunting bisa masuk list kalian untuk berwisata. Ditunggu kedatangannya.




Sumber foto: blorakab.go.id, muria.suaramerdeka.com, nawacita.co

Komentar